Tuesday, December 11, 2012

Demi Engkau dan untuk Kebaikanku

Hari ini semuanya terlihat jelas..
Bukan dengan kacamata yang nyaris 3 tahun tak diganti, bukan pula dengan mata yang makin bertambah minusnya

Hari ini, security di kantor menjadi saksi ketika saya tak mampu lagi menahan perihnya hati
Hari ini, kurir DHL pun bertanya-tanya mengapa saya yang biasanya cerah ceria kini menundukan pandangan sambil berlari meninggalkan meja

Restroom..
Tempat saya meluapkan tangis yang tak mampu saya bendung lagi
Ketika air mata mengungapkan apa yang tak mampu di ucapkan bibir

Sungguh, tak ada lagi alasan buat saya untuk peduli dengan ia. Tak ada lagi yang ingin saya lanjutkan dari pertemanan ini. Ketika kepedulian saya tak lagi dihargai, apa yang harus saya perbuat kecuali mulai tidak memperdulikannya lagi?!
Baiklah.. Baiklah

Robb-ku..
Engkau pun saksi atas janji yang ku ikrarkan padanya dihadapan-Mu

Bantu aku Duhai Allah..
Untuk tetap berpegang teguh pada janjiku
Untuk tetap istiqomah berada di jalan yang ridhoi
Untuk menghapuskan perihnya luka di hati ini
Untuk menjauhkan aku dari ia yang pernah membuatku mencintainya melebihi cintaku pada-Mu

Tak seharusnya aku berharap pada makhluk ciptaanya-Mu, sungguh semua salahku Ya Robb..

pict source: Fikar's Blog

No comments:

Post a Comment