Thursday, January 17, 2013

16th of January is Always Mine

Postingan ini saya persembahkan untuk semua orang saya cintai..

16 Januari 1992
Pukul 02:02 dini hari seorang ibu bernama Rita Desvariany dengan perjuangan mempertaruhkan nyawa, melahirkan seorang bayi perempuan dengan berat 3,1kg, dan panjang 50cm (lebih panjang dari penggaris besi yang ada di laci kantor). Bayi ini tadinya akan dinamani Paramita Silvia Irena dengan nama panggilan "Iren". Namun karena pertimbangan ini dan itu akhirnya diputuskan bahwa bayi perempuan nan cantik ini cukup diberi nama Mita Silvia saja.

16 Januari 2013
Sekarang, bayi unyu-unyu itu tumbuh besar hingga sekarang memasuki usia dua puluh satu tahun (gak mau nulis pake angka ah, kesannya tua banget).
Seperti biasa, saya bangun tidur dan beranjak ke toilet untuk menunaikan keperluan yang mendesak (gak perlu saya sebutin, kan?!). Begitu selesai dengan keperluan tersebut, saya buka pintu, dan tiba-tiba ada seorang anak kecil yang amat saya kenali (iya, itu si vika alis pikot -________-) yang tadinya saya liat masih ngorok, kini dengan manisnya membawa rainbow cake sambil menyanyikan lagi wajib ulang tahun. Ia meminta saya untuk "make a wish". Nah, biasanya kan kalo make a wish di dalem hati doang tuh, kalo saya blak-blakan aja dengan mengucapkan "mau samsung S III dan menikah". Hahaha.. 



muka oon bangun baru bobo

Kemudian Bang Ricky dengan menggendong Daudzi turun meramaikan kejutan yang well-prepared ini karena saya pikir tadinya gak akan kejutan. Gak pake mikir panjang, langsung aja tiup lilin dan kita serbu rainbow cake-nya Jesslyn Cake. Alhamdulillah enak (mungkin karena efek kelaparan kali ya. Terlepas dari itu, kuenya emang enak kok). Jarum pendek jam dinding itu menunjukkan ke angka 7, saya dan pikot  pikot masih leha-leha terbawa suasana. Boleh gak sih hari ini gak masuk kerja dulu??? Hahahaha..

Bekerja seperti biasa di kantor ....
Kiki bilang dia hari ini mendadak disuruh Bang Iwan (abangnya kiki) ke Bandung untuk ngurus rencana kuliahnya. Oke, saya sempet gak terima kenapa di saat seperti ini dia kudu pergi padahal rencananya saya mau ajak kiki dinner bareng Poltak's Family di Warung Leko.

Jam 4 sore saya bbm kiki dan gak ada jawaban sampe jam 5 sore, saya coba telpon-pun gak diangkat (padahal cuma mau nanya udah berangkat apa belum..). Akhirnya saya menyerah dan mulai berkutat dengan kerjaan. Selepas ambil print-out di master printer yang jaraknya membutuhkan sekitar 20 langkah dari meja saya, dan saya pun kembali ke meja. Tiba-tiba dari kejauhan ada dua pria menuju ke dalem kantor dengan membawa sebuah boks rotan, makin dekat makin jelas isi boks itu. 12 Cupcakes dan sebuah lilin merah menancap di salah satunya. Dengan perasaan kaget, senang plus takut di liat Country Manager, saya bawa dua pria itu ke luar kantor menuju lorong.

Siapa 2 pria itu? Mereka adalah Kiki yang ternyata bohongin saya demi kejutan ini dan Umang (anak kecil kelas 3 sma, temen sepergaulannya Kiki). Cupcakes ini buatan kiki dan Tante Wiwin (mamanya). Terjawab sudah kenapa bbm saya dibalesnya lama banget, ternyata dia lagi kerja keras buat cupcakes yang unyu-unyu ini.

 The Cupcakes

 
berpose with cupcakes sebelum dihajar temen-temen kantor :D
  
Setelah tiup lilin dan make a wish (again), saya membawa mereka ke meja dan pada saat itu juga semua heboh dan rebutan ngambil cupcakes-nya, hihihihi.. Alhamdulillah, saya kebagian 2, yang toppingnya love dan pita. Gak tega makan cupcakesnya, jadi saya bawa pulang aja ke rumah. Kebayang gak sih, mereka berdua terombang-ambing dalam boks rajut yang besar itu selama saya bawa motor dengan zig zag vertikal horizontal, hahahaha..

 the special

with kiki, my  ...............

anak gaul ini entah kenapa kalo di foto jadi item banget -___-

the three of us: kiki-mita-umang

Setibanya dirumah ....
Paket dari mamah udah dateng. Pas dibuka ternyata tas, iya tas perempuan, perempuan banget. Padahal ngarepnya dibeliin backpack ternyata rejekinya dapet tas jinjing cantik warna coklat ini. Ini tas jinjing pertama dalam hidup saya karena dari dulu bersahabat sama tas ransel dan tas slempang. Alhamdulillah Ya Allah, makasi mah *peluk cium dari jauh*

 tas cantik hadiah dari mamah

jas ujan baru dari poltak

Selesai bongkaran, Poltak's Family (Poltak, Bang Ricky, Vika and Daudzi) plus saya meluncur ke Warung Leko. As usual, tradisinya adalah yang ulang tahun ntraktir manusia-manusia yang kepengen ditraktir. Hahaha..

 

Beberapa saat kemudian...
hahaha :D

Alhamdulillah Duhai Robb untuk semua kenikmatan, kebahagiaan, perlindungan yang hingga sampai postingan ini saya buat tiada pernah henti Kau curahkan. Untuk mamah, papah, ayah, ibu, poltak, kejepit, bang ricky, vika, daudzi, kiki, sahat-sahabat tercinta, temen-temen di kantor, facebook, dan semuanya yang gak mampu saya sebutkan namanya. Allah yang membalas kebaikan kalian semua. I love you..

Salam 21,

Mita Silvia :)

No comments:

Post a Comment